Media
| HIDUP YANG BERKOMITMEN |
| Kebaktian - Pelayan Kebaktian |
|
Minggu, 27 Juni 2010
(Lukas 9 : 51 - 62)
Melalui Tema : Hidup Yang Berkomitmen,, kita senantiasa mau menyadari bahwa dalam menjalani kehidupan sebagai orang beriman; kita harus memiliki komitmen kepada Allah. Komitmen hanya mungkin lahir dari penghayatan akan karya penebusan Kristus dan pengalaman hidup bersama dengan Allah. Sebagai rasa syukur kita atas karya penebusan-Nya demi keselamatan kita sebagai umat yang berdosa. Saudaraku, apa yang menjadi komitmen kita kepada Allah ?
Hal mengikut Yesus, memang sungguh membutuhkan komitmen. Dalam ayatnya ke 57-58 - Yesus mengingatkan akan harga yang harus dibayar oleh setiap orang yang mau mengikut Dia. Yesus menggambarkannya dengan kehidupan yang dijalani-Nya bahwa : serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya. Hal ini bisa diartikan :
1. Kehidupan Yesus sangat jauh dari kemapanan dan kenyamanan.
2. Penolakan orang-orang yang mengiringi perjalanan kehidupan Yesus. Bahkan, untuk meletakkan kepalanya saja (beristirahat), Ia tidak punya tempat.
Hal Mengikut Yesus memang menempatkan kita untuk siap hidup jauh dari kenyamanan dan keamanan. Karena, ikut Yesus menjadikan kita sebagai pengikut-Nya yang ikut dalam perwujudan misi-Nya untuk mewujudkan tanda-tanda Kerajaan Allah di tengah dunia yang penuh dengan dosa.Hal ini yang akan menimbulkan penolakan. Seseorang yang berkomitmen untuk setia memenuhi panggilan-Nya ini, juga tidak bisa menunda-nunda keputusannya. Sebab tidak seorangpun tahu kapan kesempatan itu diambil darinya. Setiap orang yang mengikut Yesus juga harus siap meninggalkan masa lalunya. Bagaimana dengan kita, Saudaraku ?
Dalam bagian Firman Tuhan dii Surat I Petrus 4:16,19 dinyatakan bahwa "Tetapi, jika ia menderita sebagai seorang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu. Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
Pujian Kidung Jemaat No.375 Saya Mau Ikut Yesus juga menyatakan komitmen kita bersama untuk selalu setia Ikut Yesus.
Saya mau ikut Yesus
Saya mau ikut Yesus sampai selama-lamanya.
Meskipun saya susah, menderita dalam dunia,
Saya mau ikut Yesus sampai selama-lamanya.
Amin. (WIT) |
