Calendar Minggu, Desember 21, 2014
Text Size
   
KAYA DALAM IMAN DAN PERBUATAN
Minggu, 09 September 2012
(Yakobus 2 : 1 - 10; 14 - 17)

Membeda-bedakan sering dilakukan oleh orang-orang yang mengukur relasi berdasarkan pangkat, jabatan, kekayaan, derajat pendidikan, dan berbagai status sosial lainnya. Mereka biasanya bersikap sangat hormat, menghargai secara berlebihan kepada orang-orang yang mereka pandang berstatus lebih dari mereka, tetapi sebaliknya bersikap meremehkan atau merendahkan orang-orang yang mereka pandang tidak selevel dengan diri mereka. Dengan demikian standar yang mereka pakai dalam menentukan sikap menghargai atau tidak menghargai orang lain adalah standar lahiriah duniawi, bukan ‘manusia'nya. Sayangnya, sikap seperti ini rupanya terjadi juga di kalangan gereja, di kalangan orang-orang yang mengaku diri sebagai ‘orang Kristen'. Jika tidak demikian, tentu Yakobus tidak akan berkata: "Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Sebab, jika ada seorang masuk ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk, dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: "Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!", sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: "Berdirilah di sana!" atau: "Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!", bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat?"
Inilah realita yang terjadi di tengah kehidupan jemaat Kristen. Ironis. Adakah hal demikian juga terjadi di tengah kehidupan jemaat GKI Kebayoran Baru yang kita cintai ini?
Selanjutnya...
 
" Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa. "

Ayub  5 : 17