KRISTUS ADALAH RAJA
Minggu, 22 November 2009 (Wahyu 1 : 4 - 8)

Tuhan Raja Maha Besar

Tuhan Raja Maha Besar, mari datang menyembah Dia. Dia pencipta dunia ini, Dia membentuk gunung-gunung. Kehadirat-Nya datanglah, nyanyi bersyukur pada-Nya Dengan bersuka bernyanyilah, Dia batu kes’lamatan puji Dia Tuhan Raja Maha besar

Bukan hanya dalam syair lagu ini saja yang seringkali kita nyanyikan sebagai pernyataan bahwa memang : Tuhan adalah Raja dalam kehidupan kita! Ada begitu banyak lagu yang menyatakannya juga. Pernyataan yang memang bersumber dari kebenaran Firman Tuhan sebagaimana yang dinyatakan juga oleh Pemazmur dalam tulisannya di Mazmur 93 :

TUHAN adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, TUHAN berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak tergoyang; Takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada. Sungai-sungai telah mengangkat, ya TUHAN,Sungai-sungai telah mengangkat suaranya, Sungai-sungai mengangkat bunyi hempasannya. Dari pada suara air yang besar, dari pada pecahan ombak laut yang hebat, Lebih hebat TUHAN di tempat tinggi. Peraturan-Mu sangat teguh; bait-Mu layak kudus, ya TUHAN, untuk sepanjang masa.

Dalam Wahyu 1:4-8, kesaksian Yohanes bahwa Kristus adalah Raja dinyatakan dalam beberapa hal:

- Dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang.

- Yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini.

- Yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya

- Yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan,menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya.

- Kemuliaan dan kuasa hanya bagi-Nya sampai selama-lamanya.

- Kematian dan kebangkitan-Nya

- Dia adalah Alfa dan Omega. Menjadi yang pertama dan yang terakhir. Sebagai Pencipta dan penggenap segala sesuatunya.

Jemaat yang terkasih, Kristus adalah Raja sungguh merupakan kebenaran yang sesungguhnya. Yang tidak berubah dari dahulu sekarang sampai selama-lamanya. Kerajaan-Nya tidak tergoyahkan dan Ia juga yang berkuasa atas apapun menurut cara-Nya, sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Kepada Tuhan, Kristuslah Sang Raja; selayaknyalah kita bersandar dalam kehidupan kita di dunia ini bahkan sampai saat kita harus meninggalkan dunia ini, saat di panggil pulang oleh-Nya. Biarlah hal ini bukan hanya sekedar pengakuan kita saja sebagai umat yang percaya kepada-Nya bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Sang Raja, melainkan kita juga mengalami, menyaksikannya dalam kehidupan beriman kita sehari-hari. Bahwa yang merajai kehidupan kita bukanlah: manusia dengan segala macam karakternya, kekayaan atau harta, jabatan atau pangkat, pekerjaan, status hidup manusia, situasi dan kondisi kehidupan manusia yang berubah-ubah; melainkan: Kristuslah sebagai Tuhan yang me-Rajai, menguasai kehidupan kita karena Dialah Raja yang sesungguhnya. Ya dan Amin. (WIT)

 
" Sebab kepada-Mu, ya TUHAN, aku berharap; Engkaulah yang akan menjawab, ya Tuhan, Allahku. "

Mazmur 38:16